Selasa, 25 Oktober 2011

PENYAKIT YANG DITIMBULKAN AKIBAT KEKURANGAN VITAMIN DAN MINERAL

A.      Pengertian
Vitamin dan mineral adalah bagian yang penting dari makanan sehat. Bila seseorang mengkonsumsi berbagai variasi makanan, maka kemungkinan untuk mengalami kekurangan vitamin dan mineral adalah sangat kecil. Orang-orang yang menjalani diet ketat mungkin tidak mendapatkan cukup vitamin atau mineral tertentu. Contohnya seorang vegetarian yang sangat ketat bisa mengalami kekurangan vitamin B12, yang hanya bisa diperoleh dari makanan yang berasal dari hewan. Sebaliknya, mengkonsumsi sejumlah besar vitamin dan mineral tambahan tanpa pengawasan medis, dapat menimbulkan efek yang berbahaya.
1.      Vitamin
Vitamin adalah mikronutrisi yang penting dan dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin a, d, e dan k, sedangkan vitamin yang larut dalam air adalah vitamin b dan vitamin c
vitamin b terdiri dari :
-          vitamin b1 (tiamin)
-          vitamin b2 (riboflavin)
-          vitamin b6 (piridoksin)
-          asam pantotenat
-          niasin
-          biotin
-          asam folat
-          vitamin b12 (kobalamin).
Kebutuhan harian yang dianjurkan (jumlah rata-rata yang diperlukan setiap harinya untuk tetap sehat), telah ditetapkan untuk masing-masing vitamin. Seseorang yang terlalu banyak atau terlalu sedikit mengkonsumsi vitamin tertentu bisa mengalami kelainan gizi.
Jika diminum lebih dari 10 kali dari dosis yang dianjurkan setiap harinya, vitamin A dan D bersifat racun, tetapi vitamin E dan K (filokuinon) tidak. Niasin, vitamin B6 dan vitamin C jika diminum dalam dosis tinggi akan bersifat racun, tetapi tidak demikian halnya dengan vitamin lainnya yang larut dalam air.
Hanya 2 macam vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A dan E) yang disimpan dalam tubuh sampai jumlah besar. vitamin D dan K disimpan dalam jumlah kecil.
Tergantung kepada kebutuhan, vitamin C disimpan dalam jumlah yang paling sedikit.
Vitamin B12 disimpan dalam jumlah yang paling besar dan dibutuhkan waktu sekitar 7 tahun untuk menghabiskan persediaan 2-3 mgr vitamin ini.

2.      Mineral
Karena zat-zat tersebut dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah relatif besar dan juga disebut beberapa mineral (natrium, klorida, kalium, kalsium, fosfat dan magnesium), dimasukkan kedalam golongan makronutrisimakromineral.
Mineral lainnya merupakan mikronutrisi, karena dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah kecil dan juga disebut mikromineral. Yang termasuk ke dalam mikromineral adalah zat besi, seng, tembaga, mangan, molibdenum, selenium, yodium dan fluorida.
Kekurangan mineral, kecuali zat besi dan yodium, jarang terjadi. Kelebihan beberapa mineral bisa menyebabkan keracunan.

B.       Penyakit Yang Ditimbulkan Akibat Kekurangan Vitamin & Mineral
1.      Penyakit Kekurangan Vitamin
Vitamin merupakan zat yang mengambil peran penting untuk tubuh manusia. Bagi manusia, kebutuhan vitamin dan adalah menjadi jaminan kesehatan kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Karena tubuh manusia tidak dapat memroduksi vitamin secara sendiri. Tubuh mendapatkan vitamin melalui proses pencernaan dari makanan yang kita konsumsi.
Konsumsi pola makan sehat sangat menunjang kehadiran vitamin dalam menjawab kebutuhan vitamin pada tubuh sesuai dengan tingkat usia dan kebutuhannya. Betapa pentingnya vitamin yang merupakan zat senyawa kompleks untuk memperkecil peluang manusia terkena penyakit
a.      Vitamin A (retinol)
Sistem kekebalan tubuh membutuhkan vitamin A dalam jumlah kecil untuk membantu melawan infeksi. Vitamin A juga penting bagi pertumbuhan dan reproduksi.
Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan kerusakan penglihatan. Kekurangan vitamin A merupakan penyebab utama kebutaan pada anak.
Diperkirakan 250.000-500.000 anak-anak yang kekurangan vitamin A menjadi buta setiap tahunnya. Setiap tahunnya seetengah dari anak-anak tersebut meninggal. Kekurangan vitamin A juga menyebabkan rabun senja dan meningkatkan resiko kematian anak, terutama karena diare dan campak, serta meningkatkan angka kematian ibu.

b.      Vitamin D
Mengakibatkan pertumbuhan & perbaikan tulang yg abnormal, rakitis pada anak², osteomalasia pada dewasa, kejang otot

c.       Vitamin E
Mengakibatkan pecahnya sel darah merah, kerusakan saraf


d.      Vitamin K
Mengakibatkan perdarahan

e.       Vitamin B (tiamin)
Mengakibatkan beriberi pada anak & dewasa, disertai kegagalan jantung dan fungsi saraf & otak yg abnormal

f.       Vitamin B2 (riboflavin)
Mengakibatkan Bibir & sudut mulut pecah² & bersisik, dermatitis

g.      Vitamin B6 (Pridoksin)
Mengakibatkan kejang pada bayi, anemia, kelainan saraf & kulit

h.      Vitamin B12 (kobalamin)
Mengakibatkan  anemia pernisiosa & anemia lainnya (pada vegetarian yg menderita cacing pita ikan), bebrapa kelainan psikis, gangguan penglihatan
Kekurangan Vitamin B12 (cobalamin) menyebabkan kerusakan saraf, anemia megaloblastik, dan gangguan fungsi kekebalan tubuh sehingga pada akhirnya akan mengalami gangguan kesehatan lainnya. Jika terjadi pada bayi dan anak-anak maka akan sangat menghambat perkembangan mereka.

i.        Vitamin C
Mengakibatkan scurvy (perdarahan, gigi rontok, peradangan gusi)

2.      Penyakit Kekurangan Mineral

Kebutuhan tubuh akan mineral dan Trace Mineral tidak dapat diabaikan. Kedua unsur tersebut merupakan katalisator vitamin maupun nutrisi tubuh yang sangat dibutuhkan guna membangun dan menjaga kesehatan tubuh secara optimal. Juga sangat membantu menjaga keseimbangan mineral-mineral lainnya.

Mineral sangat baik dikonsumsi setiap hari. Anda bisa mencampurnya dengan juice, makanan atau minuman. Mineral bermanfaat menyalurkan dan membangkitkan sistem elektrik dalam tubuh agar tubuh selalu tampil prima.

Formula Trace Mineral diproses secara alami, dengan mengurangi sodium dan menghasilkan sebuah formula yang khasiatnya 26 kali lebih banyak dari mineral lainnya.

Hanya CMD-Formula Trace mineral terkuat saat ini yang sanggup menjaga kesehatan Anda secara Alami.

a.      Kalsium
·         Gangguan pertumbuhan, tulang kurang kuat, mudah bengkok dan rapuh, disebut juga ricketsia atau rachitis;
·         Tetani atau kejang otot, misalnya pada kaki;
·         Lambatnya pembekuan darah bila terjadi luka.

b.      Phospor (P)
Menyebabkan kerusakan pada tulang, dengan gejala rasa lelah dan kurang nafsu makan.

c.       Magnesium (Mg)
Terjadi pada komplikasi penyakit yang menyebabkan gangguan absorpsi.

d.      Biotin
Mengakibatkan peradangan pada kulit & bibir

e.       Niasin (Aasam Nikotinat)
Mengakibatkan Pellagra (dermatosis, peradangan pada lidah, fungsi usus & otak yg abnormal)

f.       Natrium
Mengakibatkan kebingungan, koma
g.      Asam Folat
Mengakibatkan berkurangnya jumlah semua jenis sel darah (pansitopenia), sel darah merah yg berukuran besar (terutama pada wanita hamil, bayi & penderita malabsorpsi)
Asam folat (vitamin B9) memainkan peran kunci dalam pembelahan sel dan pertumbuhan jaringan. Defisiensi asam folat meningkatkan resiko melahirkan bayi dengan tabung saraf (neural tube) yang cacat dan kecacatan lain.
Spina bifida dan anencephaly, merupakan dua jenis kecacatan pada tabung saraf yang paling sering terjadi. Kelainan ini terjadi ketika tabung saraf tidak menutup dengan sempurna, sehingga otak atau spinal cord bayi akan terpapar cairan ketuban. Kecacatan pada tabung saraf diperkirakan memengaruhi 300.000 atau lebih bayi baru lahir setiap tahunnya.
Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan gangguan fungsi kognitif pada orang dewasa. Hal ini cenderung lebih sering terjadi pada masyarakat yang lebih banyak mengonsumsi sereal (rendah folat) dan sedikit sayuran hijau dan buah-buahan (tinggi folat).

h.      Zat Besi
Zat besi dalam darah berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Oleh karena itu zat besi sangat penting untuk kelangsungan hidup kita.
Tubuh menyimpan zat besi di beberapa tempat. Perempuan memerlukan zat besi lebih banyak daripada laki-laki. Selama kehamilan, untuk pertumbuhan, bayi juga membutuhkan zat besi yang diambil dari darah ibu.
Pada tahap yang lebih parah, kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Anemia didefinisikan sebagai konsentrasi hemoglobin darah yang rendah. Diperkirakan 40 persen penduduk dunia (yaitu lebih dari 2 milyar orang) mengalami anemia.
Kekurangan zat besi juga dapat merusak perkembangan otak serta meningkatkan kematian ibu dan anak. Lebih dari 130.000 wanita dan anak-anak meninggal setiap tahun karena kekurangan zat besi (anemia).

i.        Seng
pertumbuhan yg lambat, tertundanya kematangan seksual, berkurangnya sensasi rasa.
Tubuh manusia bergantung pada zinc untuk melakukan banyak fungsi termasuk penyembuhan luka, pertumbuhan dan perbaikan jaringan, pembekuan darah, metabolisme protein, karbohidrat, lemak dan alkohol, perkembangan janin, serta produksi sperma.
Gejala kekurangan yang cukup parah diantaranya adalah gangguan pertumbuhan, diare, gangguan mental, dan terjadinya infeksi yang berulang.
Sekitar 20 persen dari populasi dunia memiliki resiko defisiensi zinc. Daerah-daerah yang paling terpengaruh meliputi Asia Selatan (khususnya, Bangladesh dan India), Afrika, dan Pasifik barat.
Percobaan pemberian suplemen zinc dilakukan selama beberapa dekade terakhir pada anak-anak dari negara-negara berkembang, telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang lebih baik dan penurunan insiden diare, pneumonia, dan berbagai penyakit menular.

j.        Asam Pantotenat
Mengakibatkan penyakit saraf, kaki terbakar

k.      Klorida
Mengakibatkan gangguan keseimbangan asam-basa

l.        Selenium
Kekurangan selenium mengakibatkan nyeri otot & kelemahan
m.    Fosfat
Mudah tersinggung, kelemahan, kelainan sel darah, kelainan usus & ginjal

n.      Tembaga
Mengakibatkan anemia pada anak² yg menderita malnutrisi

o.      Yodium
pembesaran kelenjar tiroid (goiter), kretinisme, tuli-bisu, pertumbuhan janin & perkembangan otak yg abnormal
Delapan belas juta anak per tahun lahir dengan gangguan mental karena defisiensi iodium. Hampir dua milyar orang tidak tercukupi kebutuhan iodium dari makanan yang mereka konsumsi, sepertiganya merupakan anak usia sekolah.
Orang dengan defisiensi iodium kronis menunjukkan penurunan kecerdasan (IQ) mereka hingga 12,5-13,5 points.
Iodium merupakan mineral penting bagi perkembangan dan pertumbuhan tubuh. Tubuh memerlukan iodium untuk menghasilkan hormon yang mengatur kelenjar tiroid.
Tanda yang paling umum dikenal akibat kekurangan iodium adalah gondok, atau pembengkakan kelenjar tiroid di leher. Kekurangan iodium terutama mempengaruhi perkembangan otak.
Hal ini juga dapat menyebabkan kretinisme, kondisi paling parah dari keterbelakangan mental dan cacat fisik.

p.      Kalium (K)
Kekurangan terjadi jika diare kronis, muntah pada penggunaan obat pencahar, deuretik.



C.      Fungsi Vitamin Dan Mineral
1.      Vitamin A
Fungsi :
menunjang pertumbuhan tulang dan kesehatan mata, kulit dan gusi, membantu membran mucous (selaput yang melindungi organ tubuh tertentu dan mengeluarkan lendir, misal: di mata, di paru-paru, perut dan sebagainya) agar tetap tahan terhadap iritasi dan infeksi.
Sumber :
Wortel, sayuran hijau, brokoli, susu, keju, ikan salmon, aprikot, buah persik, dsb.

2.       Vitamin B-kompleks
Fungsi :
Menunjang sistem saraf yang sehat, jaringan dan kullit; membantu menghasilkan sel-sel darah merah dan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein agar menghasilkan energi.
Sumber :
daging merah, ekstrak ragi, produk susu, telur, kacang, pisang, biji-bijian, roti gandum, ikan nasi, serat dan kentang.

3.      Vitamin C
Fungsi :
menunjang kulit, tulang, dan sendi yang sehat. meningkatkan absorbsi zat besi; membantu tubuh mengatasi stress dan melawan infeksi.
Sumber :
buah jeruk, blackcurrant, lada hijau, brokoli, kol dan kentang.

4.      Vitamin D
Fungsi :
menunjang tulang dan gigi yang kuat, mengatur penyerapan fosfor dan kalsium.

Sumber :
telur, produk susu, margarin, minyak ikan, sinar matahari pagi juga meningkatkan kadar vitamin D.

5.      Vitamin E
Fungsi :
menunjang sirkulasi darah yang sehat, sistem reproduksi dan saraf, menguatkan otot, meningkatkan stamina dan menurunkan tekanan darah. Sumber :
almond, zaitun, minyak bunga matahari, telur, produk susu, sereal gandum, brokoli, wortel, seledri, apel, alpukat

6.      Vitamin K
Fungsi :
menghasilkan zat penggumpal darah yang mencegah pendarahan.
Sumber :
daging tanpa lemak, brokoli, bayam, tomat, kacang, bubur gandum, alpukat, juga dihasilkan oleh bakteri yang ada di dalam usus.

7.      Kalsium
Fungsi :
menguatkan tulang dan gigi, menunjang sistem kekebalan tubuh yang sehat, membantu kontraksi otot, penggumpalan darah, produksi energi dan pengeluaran hormon.
Sumber :
produk olahan susu, sayuran hijau, jeruk, roti, sarden, kacang kedelai, ekstrak ragi, kismis, kacang almond, kacang braail.

8.      Zat Besi
Fungsi :
menggabungkan protein untuk membentuk hemoglobin yang mengangkut oksigen keseluruh tubuh, membantu dalam kontraksi otot untuk mencegah kelelahan dan sulit bernafas.
Sumber :
daging merah, sarden, buah kering, asparagus, polong-polongan, almond, roti gandum, cokelat, kentang, brokoli.

9.      Seng
Fungsi :
penting bagi lebih dari 100 enzim yang memproses nutrien dalam tubuh. Sumber :
keju cheddar, daging kalkun, kerang, ayam, daging domba, tuna, telur, kacang, wortel, roti gandum utuh, jagung manis, bubur gandum, makanan laut, semua biji-bijian.

10.  Magnesium
Fungsi :
menunjang jaringan yang sehat, otot da saraf; membantu dalam absorbsi zat gizi lain; kekurangan magnesium dapat menyebabkan keguguran dan bayi lahir prematur.
Sumber :
kenari, makanan laut, daging, telur, produk susu, aprikot kering, kacang almond, kacang brazil, sayuran berdaun hijau, semua biji-bijian, air minum sadah.


D.      Sumber Vitamin Dan Mineral Yang Penting
Di dalam tubuh, betakaroten diubah menjadi vitamin A. Tidak memadainya simpanan vitamin ini di dalam tubuh menyebabkan sel menjadi kaku, kering, dan sistem perlindungannya melemah. Akibatnya, bakteri mampu menembus ke dalam dan terjadilah infeksi. Itu sebabnya vitamin A dikenal sebagai agen anti infeksi.
Yang disebut top antioksidan, yaitu vitamin C, dibutuhkan untuk membentuk kolagen, jaringan yang mengikat erat antara otot dan tulang. Seperti lem, kolagen menyatukan seluruh tubuh kita. Vitamin C juga bermanfaat membentuk pembuluh darah, menjaga organ-organ dan kulit tetap di tempatnya. Lebih dari itu, vitamin C membantu antioksidan lain bekerja lebih baik.tanpa vitamin C, tubuh tak dapat memproses vitamin dan mineral seperti asam folat dan besi.
Bersama vitamin A, betakaroten, dan vitamin C, vitamin E melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin E bekerja langsung pada membran atau selaput sel dari ancaman radikal bebas sehingga sel-sel tubuh tidak rusak.
Magnesium dibutuhkan setiap sel untuk memproduksi energi. Unsur ini diperlakukan untuk membentuk lebih dari 300 enzim yang berbeda. Enzim-enzim inilah yang akan mengirimkan pesan sepanjang saraf untuk membuat otot menjadi rileks, memelihara kekuatan tulang dan gigi, membantu detak jantung, menjaga tekanan darah menjadi normal.
Lebih dari 200 enzim yang berbeda dalam tubuh tergantung dari Zinc. Satu contoh, kita butuh Zinc untuk membentuk enzim alcohol dehydrogenase yang akan menguraikan alkohol. Bila kekurangan Zinc, tubuh tidak dapat memproses alkohol dan akan mabuk meski minum hanya sedikit.
Zinc juga kita butuhkan untuk membentuk hormon-hormon, terutama yang mengontrol pertumbuhan dan hormon testosteron. Ada hormon yang berfungsi sebagai pemberitahu saat tubuh sedang diserang bakteri . Hormon ini ada bila zinc memadai dalam tubuh. Pria butuh zinc karena testosteron berfungsi dalam bentuk kulit, rambut, mata, kuku, dan prostat.
Unsur flavonoid juga termasuk super antioksidan yang membantu menghalau virus, meredakan memar dan bengkak, nyeri, dan reaksi alergi. Karena itu, sangat bagus untuk penderita asma.
Tubuh kita membentuk sendiri antioksidan yang disebut glutathione peroxidase. Tanpa Selenium, enzim ini tak dapat dibentuk. Sementara Manganese atau Mangan, dibutuhkan untuk membantu pembentukan jaringan konektif, membawa glukosa ke sistem lain, dan menguraikan protein. Agar tulang kuat, Anda perlu Mangan. Bagi wanita yang sedang menstruasi, Mangan bermanfaat membantu melancarkan haid.
Kromium (pikolinat) sangat penting bagi diabetesi karena membantu mengontrol kadar gula darah. Bagi binaragawan, Kromium diperlukan untuk membentuk otot lebih cepat. Bagi yang lain, Kromium bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dan memproduksi hormon anti penuaan atau DHEA dehydroepiandrosterone).
Masih banyak lagi antioksidan jenis lain. Semua terkait dengan proses dalam tubuh kita. Jadi, jangan lupa minum vitamin dan mineral setiap hari. Hidup di jaman yang serba instant membuat kita melakukan segalanya dengan cepat pula, termasuk untuk makanan. Ada baiknya jika kita mengimbangi asupan makanan dengan konsumsi makanan yang menyehatkan, apalagi jika makanan tersebut bisa memperlambat proses penuaan, meningkatkan daya tahan tubuh, melawan efek polusi, mencegah kanker, dan mengurangi risiko penyakit jantung serta osteoporosis.

Ada sepuluh jenis makanan yang bisa membantu Anda mendapatkan efek-efek tersebut, yaitu :
1.      Beras Merah
Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia, tapi kita biasanya mengonsumsi beras putih. Jika Anda ingin mendapatkan manfaat lebih dari nasi, cobalah mengonsumsi beras merah. Beras merah adalah sumber protein yang baik, sumber mineral (seperti selenium) yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, dan sumber vitamin B yang dapat menyehatkan sel-sel saraf dan sistem pencernaan. Beras merah juga memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mencegah konstipasi.

2.      Jeruk
Jeruk adalah buah yang kaya akan vitamin C, beta karoten dan bioflavonoid yang bersifat antioksidan. Vitamin C penting untuk daya tahan tubuh terhadap infeksi dan bersama dengan flavonoid dapat meningkatkan absorpsi zat besi dalam tubuh.

3.      Aprikot
Aprikot juga memiliki beta karoten dan vitamin C, yaitu antioksidan yang mampu menyapu bersih radikal bebas dalam tubuh. Aprikot segar adalah salah satu sumber beta karoten terbaik. Beta karoten adalah antioksidan yang berhubungan erat dengan rendahnya risiko katarak, stroke, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. Aprikot juga kaya akan serat larut yang dapat menjaga kadar gula darah tetap normal dan membantu mengatasi konstipasi, juga menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

4.      Brokoli
Brokoli, seperti halnya sayuran berwarna hijau tua lainnya, kaya akan kalsium dan juga memiliki sifat anti kanker karena kandungan beta karoten, vitamin C dan serat. Studi di Amerika mengungkapkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi brokoli setiap hari memiliki risiko kanker paru-paru yang lebih rendah.

5.      Salmon
Sebuah riset mengindikasikan bahwa konsumsi 150 gram tiap hari ikan yang memiliki kadar minyak tinggi, seperti salmon, dapat membantu mengatasi gejala-gejala psoriasis, yaitu salah satu gangguan kulit yang kronis. Ikan salmon juga memiliki kandungan EPA (eicosapentanoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid). Kedua zat tersebut dapat mengurangi risiko penggumpalan darah dan mencegah penumpukan lemak di dinding pembuluh darah.

6.      Kacang Ginjal
Kacang ginjal atau kidney bean adalah sumber protein yang rendah lemak dan juga mengandung serat khusus yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Suatu penelitian mengungkapkan bahwa jika kacang ginjal ditambahkan pada pola makan orang-orang dengan kadar lemak dan kolesterol yang tinggi dalam darah, ternyata kadar kolesterol dan lemaknya menurun. Sifat penurun kolesterol dan lemak dari kacang ini kemungkinan berasal dari kandungan protein dan seratnya.

7.      Oat
Sumber karbohidrat yang rendah lemak ini menghasilkan energi yang dilepaskan secara perlahan, juga mengandung.serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penambahan oat ke dalam menu makanan sebanyak 30-40 gram/hari, digabung dengan menu diet rendah lemak, dapat mengurangi kadar kolesterol sampai 9%.

8.      Walnut
Walnuts, dipercaya dapat mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh, untuk itulah ia juga mencegah penyumbatan darah dan penyakit jantung

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar